Tambang
Emas Yang Super Dahsyat (WOW)
Tahu
Gak Sih ?
KEJADIAN MENGERIKAN DIMANA INI? — Bukan terjadi
dimana-mana, bukan di luar negeri, apalagi di Hongkong, ini terjadi di bumi
pertiwi (baca: Indonesia). Inilah tambang #Grasberg, di Tembagapura (Irian).
Tambang ini adalah tambang emas TERBESAR di dunia, dan merupakan tambang tembaga
KETIGA terbesar di dunia.
Berapa luas dan kedalaman lubang tambang ini? Luas
eksplorasi tambang #Grasberg (blok A & b...lok sekitar 212,343 hektar. Luas
kedalaman lubangnya MELEBIHI 230 kilometer persegi. Bayangkan saja, lubangnya
konon bisa dilihat dari LUAR ANGKASA (Kalau tidak percaya silahkan di liat
langsung dari luar angkasa sana).
Emang berapa cadangannya? Tambang #Grasberg memiliki
cadangan 2,5 Milyar Ton Metrik. Berdasarkan produksi tahun 2008, tambang
#Grasberg dapat memproduksi EMAS 14,58 Ton per-hari, PERAK 55,00 Ton per-hari,
dan TEMBAGA 14297,75 Ton per-hari.
Kepemilikan siapa tambang bercadangan luar biasa
ini? Tambang emas terbesar di dunia ini milik pemerintah RI 1%, kepemilikan PT
Indocopper Investama (swasta) 9% dan kepemilikan PT FREEPORT MCMORAN (Amerika)
90,64%. Mengapa negara cuma dapat 1%? Kalau lebih dari 1% itu ada UDANG DI
BALIK BATU.
Tetapi belum selesai hanya sampai disitu (lah, emang
ada lagi?). Untuk memenuhi ketamakan dan kerakusan manusia, jauh dibawah
permukaan #Grasberg, hingga kedalaman 1.785 meter, terdapat pertambangan bawah
tanah TERBESAR di dunia. Dengan jalur TEROWONGAN sepanjang 90 kilometer, dan
pekerja sekitar 9.127 orang karyawan.
Dan secara tertulis, ini prosedur rencana
pengembangan #Grasberg :
1. Gunung Bijih Timur (GBT) — Mine
life 1980-1994, Production capacity of 28,000 Ton per-hari » SUDAH HABIS
2. Intermediate Ore Zone (IOZ) — Mine
life 1994-2003, dengan production capacity of 10,000 s/d 26,000 Ton per-hari »
SUDAH HABIS
3. Deep Ore Zone (DOZ) — Mine life
2000-2018, dengan production capacity of 25,000 s/d 80,000 Ton per-hari »
SEDANG PRODUKSI (dikerat hingga keratan
terakhir)
4. Ertsberg Stockwork Zone (ESZ) —
Mine life 2008-2012, dengan production capacity of 35,000 s/d 80,000 Ton
per-hari » SEDANG PRODUKSI (dikerat hingga keratan terakhir)
5. Mill Level Zone (MLZ) — Mine life
2016-2026, dengan production capacity of 35,000 Ton per-hari » SEDANG PENGEMBANGAN
(akan dikerat hingga keratan terakhir)
6. Deep MLZ — Mine life 2021-2042,
dengan production capacity of 40,000 s/d 50,000 Ton per-hari » SEDANG
PENGEMBANGAN (akan dikerat hingga keratan terakhir)
Coba tanyakan, dimana orang-orang yang mengatakan
NKRI "HARGA MATI"? Mungkin itu hanya ada di lapangan sepak bola,
ketika keluar lapangan, Nasionalisme itu UTOPIA. Dan mengatakan Harga mati
terhadap Nasionalisme adalah bentuk KEBODOHAN berfikir yang memang sengaja
ditanamkan Barat . Pada buktinya mereka sedang DIJAJAH melalui sistem dan
perundangan-undangan yang melegalkan PENJAJAHAN-PENJARAHAN. Sadar dan kini
saksikanlah kita belum lepas dari PENJAJAHAN?
Negara menjadi miskin dan bobrok BUKAN karena alasan
tidak bisa mengelola, coba saja hitung, berapa BANYAK para professor, doktor
hingga sarjana dan universitas kelas dunia yang dimiliki Indonesia? Harusnya
itu cukup untuk menciptakan temuan, innovasi, dan karya yang bermanfaat untuk
mengelola hasil negeri sendiri, TANPA perlu asing yang mengambil alih. Tetapi
realita berkata lain, memang sejak awal kita telah diajarkan untuk MELESTARIKAN
KEBODOHAN melalui Sistem DEMOKRASI dan paham-paham MENYESATKAN seperti
Sekulerisme, Liberalisme, Hedonisme, Nasionalisme, dll.
Kalau ada yg koar-koar, "NKRI Harga Mati, NKRI
Harga Mati!", Suruh aja ke lapangan sepakbola sana (jangan di luar
lapangan sepakbola), Wong KENYATAANNYA masih dijajah kok teriak-teriak
"Harga Mati"!